MEDAN || Di tengah semakin mengkhawatirkannya peredaran narkoba di Sumatera Utara, DPW APPI (Asosiasi Pewarta Pers Indonesia) Sumut melakukan langkah nyata dengan menjalin sinergi bersama Tatar Nugroho, Selasa (5/5/2026).
Ketua DPW APPI Sumut Hardep bersama jajaran pengurus, pembina, wakil ketua dan bendahara melakukan kunjungan silaturahmi ke kantor Badan Narkotika Nasional Provinsi Sumatera Utara di kawasan Medan Estate, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang.
Pertemuan tersebut bukan sekadar ajang seremonial. Di balik suasana penuh keakraban, terselip pesan serius: Sumatera Utara saat ini berada dalam kondisi darurat narkoba.
Diketahui, Sumut disebut-sebut menjadi salah satu wilayah dengan tingkat peredaran narkotika tertinggi di Indonesia. Kondisi ini dinilai membutuhkan kolaborasi semua pihak, termasuk insan pers.
Dalam pertemuan itu, Kepala BNNP Sumut didampingi Humas Arie Sujarwo beserta staf dan menyambut hangat kedatangan rombongan DPW APPI Sumut.
Ketua DPW APPI Sumut Hardep menegaskan pihaknya siap mendukung langkah BNNP dalam memerangi narkoba yang semakin meresahkan masyarakat.
“APPI Sumut siap berkolaborasi dan menjadi mitra dalam pemberantasan narkoba. Ini sudah masuk fase darurat dan tidak bisa dibiarkan. Jika ada informasi terkait peredaran narkoba, kami siap membantu menyampaikannya kepada pihak berwenang,” tegas Hardep.
Menurutnya, media memiliki peran penting dalam membangun kesadaran publik sekaligus menjadi kontrol sosial terhadap maraknya peredaran narkotika di Sumatera Utara.
Silaturahmi tersebut juga menghasilkan komitmen bersama antara DPW APPI Sumut dan BNNP Sumut untuk memperkuat sinergi dalam upaya memutus mata rantai narkoba di wilayah Sumatera Utara.
Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol kebersamaan dan komitmen perang terhadap narkoba.(Team)













