MEDAN || KINCIRnews.com – Camat Medan Tuntungan, Berani Perangin Angin, S.H., M.H., hadir bersama Ketua TP PKK Kecamatan Medan Tuntungan, Ny. Junita Berani Perangin Angin, untuk mengikuti rangkaian kegiatan tersebut.
Usai pelaksanaan lomba, rombongan Kecamatan Medan Tuntungan juga mengunjungi pameran usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang diikuti para lurah se-Kecamatan Medan Tuntungan.
Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) kecamatan se-Kota Medan menampilkan berbagai kreasi hidangan berbahan pangan lokal dalam Lomba Cipta Menu Beragam, Bergizi Seimbang, dan Aman (B2SA) 2026 yang digelar Pemerintah Kota Medan di Warenhuis, Rabu (4/11/2026).
Kegiatan tersebut menjadi salah satu upaya mendorong penganekaragaman konsumsi pangan sekaligus meningkatkan pemanfaatan potensi sumber daya pangan lokal untuk memenuhi kebutuhan gizi keluarga.
Rangkaian lomba diawali dengan persiapan dan penyajian menu oleh masing-masing peserta, kemudian dilanjutkan dengan penilaian oleh tim juri. Kegiatan ditutup dengan sambutan dan pengumuman para pemenang.
Beragam inovasi makanan ditampilkan peserta dengan memanfaatkan bahan pangan lokal yang diolah menjadi hidangan menarik, lezat, dan bernilai gizi. Kreativitas tersebut diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat dalam menyajikan makanan sehat dan bergizi bagi keluarga
Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mengatakan, potensi pangan lokal perlu terus dikembangkan melalui kreativitas dan keterlibatan masyarakat.
Potensi pangan lokal perlu terus dikembangkan melalui kreativitas dan keterlibatan masyarakat. Berbagai bahan pangan yang tersedia dapat diolah menjadi menu yang menarik sekaligus memenuhi kebutuhan gizi keluarga. Karena itu, inovasi yang lahir dari perlombaan ini diharapkan dapat terus dikembangkan dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua TP PKK Kota Medan, Ny. Airin Rico Waas, mengaku kagum dengan kreativitas para peserta dalam mengolah berbagai bahan pangan menjadi menu yang menarik.
Salah satu kreasi yang menarik perhatiannya adalah olahan ikan mas yang dibuat menjadi tahu kukus dan siomay. Menurutnya, inovasi tersebut dapat menjadi alternatif penyajian ikan bagi anak-anak yang kerap kesulitan mengonsumsi ikan karena adanya duri.
Kegiatan tersebut turut dihadiri jajaran camat dan Ketua TP PKK kecamatan se-Kota Medan.
Kunjungan tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap pelaku UMKM sekaligus upaya memperkenalkan produk-produk unggulan lokal agar semakin dikenal dan memiliki jangkauan pemasaran yang lebih luas.
Melalui kegiatan Lomba Cipta Menu B2SA, Pemerintah Kota Medan berharap kreativitas masyarakat dalam mengolah pangan lokal terus berkembang, sekaligus mendorong terwujudnya keluarga yang sehat, mandiri, dan memiliki pola konsumsi pangan yang beragam serta bergizi seimbang

















