>
Berita  

Polsek Medan Tuntungan dan Dit Samapta Polda Sumut Gagalkan Tawuran Geng Motor, 14 Anggota Diamankan

MEDAN,KINCIRnews.com || Personel Polsek Medan Tuntungan bersama Direktorat Samapta (Dit Samapta) Polda Sumatera Utara menggagalkan rencana tawuran antara kelompok geng motor Rock N Roll (RNR) dan Simple Life (SL) di kawasan Flamboyan Raya, Sabtu (31/10/2026) sekitar pukul 04.00 WIB.

Dalam patroli gabungan tersebut, petugas mengamankan 14 orang yang diketahui merupakan anggota kelompok geng motor Rock N Roll (RNR). Polisi juga menyita sembilan unit sepeda motor dan sejumlah senjata tajam yang diduga akan digunakan dalam aksi tawuran.

Kapolsek Medan Tuntungan, IPTU Adil Ginting, menjelaskan pengungkapan tersebut bermula ketika personel gabungan melaksanakan patroli dan mendapati sekelompok orang yang diduga sedang bersiap melakukan tawuran.

Berdasarkan informasi yang diperoleh petugas, kelompok RNR diduga telah membuat janji untuk bertemu dan melakukan tawuran dengan kelompok Simple Life (SL) di kawasan Flamboyan Raya. Perumahan Taman Anggrek disebut menjadi titik kumpul kelompok tersebut.

Namun, rencana bentrokan itu berhasil digagalkan setelah petugas patroli gabungan tiba di lokasi dan melakukan penindakan.

Dari sekitar 40 orang yang terpantau berada dalam kelompok tersebut, sebanyak 14 anggota RNR berhasil diamankan petugas untuk menjalani pemeriksaan dan pembinaan lebih lanjut.

Dari penindakan itu, polisi turut menyita sembilan unit sepeda motor serta senjata tajam berupa empat celurit dan dua sabit berukuran besar.

Kapolsek Medan Tuntungan, IPTU Adil Ginting, menegaskan patroli gabungan merupakan langkah pencegahan untuk mengantisipasi aksi tawuran dan gangguan keamanan serta ketertiban masyarakat (kamtibmas), khususnya pada waktu dini hari.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Medan Tuntungan, IPDA Ropii, SH MH, menyampaikan bahwa terhadap 14 orang yang diamankan dilakukan penanganan dan pembinaan dengan melibatkan orang tua masing-masing.

Setelah proses pembinaan, ke-14 orang tersebut dikembalikan kepada orang tua masing-masing. Meski demikian, mereka tetap diwajibkan melapor ke Polsek Medan Tuntungan sebanyak dua kali dalam seminggu sebagai bentuk pengawasan dan tindak lanjut pembinaan.

Langkah tersebut diharapkan dapat mencegah mereka kembali terlibat dalam aksi tawuran maupun kegiatan yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.

Polisi juga mengingatkan para orang tua agar meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak-anak, terutama ketika berada di luar rumah hingga larut malam atau dini hari.

Polsek Medan Tuntungan bersama jajaran Polda Sumut menegaskan patroli dan langkah pencegahan akan terus ditingkatkan guna menjaga situasi keamanan tetap kondusif serta mencegah terjadinya bentrokan antarkelompok geng motor di wilayah hukum Medan Tuntungan.

(SITORUS)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You cannot copy content of this page