Medan,KINCIRnews.com – Kapolrestabes Medan Calvjin Simajuntak melalui Satresnarkoba Polrestabes Medan kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas peredaran narkotika melalui Operasi Antik Toba 2026. Seorang pria yang diduga sebagai pengedar narkotika jenis sabu berhasil disergap petugas di bantaran sungai kawasan Jalan Kejaksaan Lembah, Kelurahan Petisah Tengah, Kecamatan Medan Petisah, Sabtu sore (16/5/2026).
Pengungkapan kasus tersebut dilakukan Tim 4 Subnit 2 Unit I Satresnarkoba Polrestabes Medan setelah menerima informasi dari masyarakat terkait maraknya aktivitas transaksi narkoba di lokasi tersebut.
Menindaklanjuti laporan itu, petugas langsung bergerak ke lokasi usai menerima arahan dan pembagian tugas dari Kanit I Satresnarkoba Polrestabes Medan, AKP Ruspian.
Di lokasi, petugas berhasil mengamankan seorang pria berinisial AS (36) yang diduga sebagai pengedar sabu dan kerap beroperasi di bantaran sungai sekitar tempat kejadian.
Saat hendak diamankan, pelaku sempat melakukan perlawanan dengan terus berontak bahkan berteriak untuk memprovokasi warga sekitar. Namun, petugas berhasil melumpuhkannya dengan tangan kosong menggunakan teknik bela diri Polri.
Kasat Resnarkoba Polrestabes Medan, Kompol Rafli Yusuf Nugraha mengatakan, dari tangan pelaku pihaknya berhasil menyita empat paket sabu siap edar beserta uang tunai ratusan ribu rupiah yang diduga hasil penjualan narkotika.
“Saat ditangkap, kami menyita 4 paket sabu siap edar dan uang ratusan ribu rupiah yang merupakan hasil penjualan narkoba,” ungkap Rafli kepada wartawan, Minggu (17/5/2026) pagi.
Dari hasil pemeriksaan awal, pelaku mengaku memperoleh barang haram tersebut dari seorang pria berinisial R yang kini masih dalam pengejaran aparat Kepolisian.
Satresnarkoba Polrestabes Medan menegaskan tidak akan memberi ruang sedikit pun bagi pelaku peredaran narkoba di Kota Medan demi menyelamatkan generasi muda dari bahaya narkotika.
“Pemasok narkoba kepada pelaku sudah kami kantongi identitasnya. Kami pastikan yang bersangkutan bisa berlari, namun tidak akan bisa bersembunyi,” pungkas Rafli.(Syahdan/Red)













