Mandailing Natal,KINCIRnews.com — Perhelatan Kapolres Madina Grasstrack Cup 2026 yang akan digelar dalam waktu dekat mendapat perhatian dari berbagai kalangan, termasuk tokoh muda daerah, BC Sinaga. Ia menilai ajang balap grasstrack tersebut bukan sekadar hiburan otomotif, tetapi memiliki nilai strategis dalam pembinaan atlet muda serta penyaluran minat dan bakat generasi muda di bidang olahraga bermotor.
Dalam keterangannya, BC Sinaga menyampaikan bahwa kegiatan grasstrack yang dikemas secara resmi dan terorganisir dapat menjadi wadah positif untuk mengurangi balap liar sekaligus menumbuhkan semangat kompetisi sehat di kalangan pemuda. Menurutnya, kehadiran Kapolres Madina Grasstrack Cup 2026 patut diapresiasi karena menunjukkan kepedulian aparat terhadap potensi olahraga otomotif yang berkembang pesat di tengah masyarakat.
“Event seperti ini sangat penting. Selain menjadi tontonan menarik bagi masyarakat, juga menjadi sarana pembinaan bagi pembalap muda. Mereka bisa menyalurkan hobi dan adrenalin di lintasan resmi, bukan di jalan umum yang berisiko tinggi,” ujar BC Sinaga.
Ia menekankan bahwa banyak talenta muda di daerah memiliki kemampuan balap yang baik namun belum memiliki akses ke kejuaraan resmi. Dengan adanya turnamen terbuka dan kompetitif, peluang atlet lokal untuk berkembang dinilai semakin luas.
BC Sinaga juga menyoroti pentingnya sinergi antara kepolisian, panitia penyelenggara, komunitas otomotif, dan pemerintah daerah sebagai kunci sukses pelaksanaan kegiatan. Menurutnya, event otomotif berskala daerah bukan hanya soal lomba, tetapi juga berdampak pada pergerakan ekonomi dan sosial masyarakat sekitar.
“Setiap event besar pasti menggerakkan roda ekonomi masyarakat. UMKM hidup, penginapan terisi, pedagang ramai, dan komunitas otomotif punya ruang berkumpul secara positif. Ini efek berantai yang baik,” katanya.
Ia juga mengingatkan agar standar keselamatan dan teknis perlombaan dijaga secara ketat. Olahraga otomotif memiliki risiko tinggi, sehingga aspek keselamatan pembalap, kelayakan kendaraan, kelengkapan perlindungan diri, serta kesiapan tim medis harus menjadi prioritas panitia.
Lebih lanjut, BC Sinaga berharap Kapolres Madina Grasstrack Cup 2026 tidak berhenti sebagai agenda seremonial tahunan, melainkan dapat berkembang menjadi kalender tetap kejuaraan otomotif daerah yang mampu melahirkan pembalap berprestasi hingga tingkat nasional.
“Kalau dilakukan konsisten, ini bisa jadi ikon olahraga otomotif Madina. Dari sini bisa lahir atlet yang membawa nama daerah ke tingkat lebih tinggi,” ucapnya.
Ia juga mengajak para pemuda dan komunitas motor menjadikan event tersebut sebagai momentum memperkuat sportivitas, persaudaraan, dan disiplin dalam berlomba.
“Menang kalah itu biasa dalam kompetisi. Yang utama adalah menjunjung sportivitas, mematuhi aturan, dan menjaga keselamatan. Itulah esensi olahraga yang sesungguhnya,” tutup BC Sinaga.
Ajang Kapolres Madina Grasstrack Cup 2026 direncanakan diikuti berbagai kelas perlombaan, mulai dari pemula hingga kategori open. Antusiasme komunitas otomotif pun mulai terlihat dari meningkatnya persiapan tim dan pembalap menjelang hari pelaksanaan.













