MEDAN,KINCIRnews.com || Panglima Kamtibmas Indonesia, Drs. Ardiansyah Tanjung, menyatakan dukungannya terhadap klarifikasi yang disampaikan oleh Anggota Komisi XIII DPR RI, Maruli Siahaan, S.H., M.H., terkait tudingan keberpihakan kepada PT Toba Pulp Lestari (TPL) yang sempat ramai diperbincangkan di media sosial.
Menurut Ardiansyah, sebagai Putra Tapanuli, Maruli Siahaan telah menempatkan posisi dan kapasitasnya secara tepat sebagai anggota DPR RI Fraksi Golkar dari Daerah Pemilihan Sumatera Utara. Ia menilai bahwa langkah Maruli dalam memberikan penjelasan kepada publik merupakan bentuk tanggung jawab moral dan politik seorang wakil rakyat.
“Sebagai wakil rakyat, Maruli Siahaan sudah tepat dalam menjawab tudingan keberpihakan yang dilansir oleh berbagai pendapat netizen,” tegas Ardiansyah Tanjung di Medan.
Sebelumnya, Maruli Siahaan menjadi sorotan publik setelah pernyataannya dianggap membela PT TPL. Namun, ia menegaskan bahwa pernyataan tersebut diambil tanpa konteks yang utuh. Dalam klarifikasinya, Maruli menyatakan bahwa dirinya tidak membela perusahaan mana pun, melainkan membela proses hukum, kebenaran, dan kepentingan masyarakat.
“Sebagai anggota DPR, tugas saya adalah melakukan pengawasan berdasarkan hukum, data, dan kepentingan publik, bukan karena tekanan opini atau narasi provokatif,” ujar Maruli dalam keterangannya.
Ia juga meminta Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) untuk hadir dan memberikan penjelasan terkait dasar pemberian izin kepada PT TPL, agar masyarakat mendapatkan informasi yang transparan dan berimbang.
Menanggapi polemik yang berkembang, Ardiansyah Tanjung mengimbau masyarakat, khususnya di Sumatera Utara, agar lebih bijak dalam menyikapi informasi yang beredar di media sosial.
“Kami mengingatkan masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi oleh berita yang belum jelas sumbernya dan bukan berasal dari lembaga pemberitaan resmi. Isu yang tidak terverifikasi dapat menimbulkan keresahan dan mengganggu situasi kamtibmas,” ujarnya.
Ardiansyah yang juga dikenal sebagai aktivis peduli lingkungan Sumatera Utara menegaskan pentingnya menjaga suasana yang kondusif di tengah masyarakat.
“Mari kita tetap menjaga keamanan, ketertiban, dan ketenangan di Sumatera Utara. Jangan sampai perbedaan pendapat menimbulkan perpecahan,” pungkasnya.
(Rel)













