SERGAI – Seksi Profesi dan Pengamanan (Si Propam) Polres Serdang Bedagai mendampingi Subdit Provos Bid Propam Polda Sumatera Utara dalam kegiatan pemeriksaan senjata api (senpi) dinas jajaran Polres Sergai, Kamis (9/4/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB tersebut dilaksanakan di ruang penjagaan Samapta serta gudang senpi Bagian Logistik Polres Serdang Bedagai. Pemeriksaan ini bertujuan memastikan kelayakan, administrasi, serta keamanan penyimpanan senjata api dinas yang digunakan personel.
Tim pemeriksa dipimpin oleh AKP O. Simanjuntak selaku Paurbinplin Bid Propam Polda Sumut, didampingi Kasi Propam Polres Sergai AKP Muhamad Rony, S.H., M.H., bersama personel Propam lainnya.
Dalam kegiatan tersebut, tim melakukan pengecekan menyeluruh terhadap kondisi fisik senpi, kelengkapan administrasi, hingga sistem pengamanan di lokasi penyimpanan.
Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa secara umum kondisi senpi di jajaran Polres Sergai dalam keadaan lengkap dan terdata. Namun demikian, terdapat sejumlah catatan penting yang perlu segera ditindaklanjuti.
Pada Sat Samapta, tim menekankan agar nomor registrasi senpi dicatat dalam buku mutasi sebagai bukti inventaris yang jelas dan akuntabel.
Sementara itu, di Bagian Logistik ditemukan beberapa hal yang perlu pembenahan, di antaranya penambahan gembok pada pintu gudang senpi menjadi dua lapis, pemasangan CCTV dan pendingin ruangan (AC), penataan senpi berdasarkan jenis dan merek, serta peningkatan pencahayaan ruangan. Selain itu, amunisi juga diminta untuk disusun rapi dalam kotak dan diberi keterangan sesuai jenis senjata.
Untuk satuan lainnya seperti Sat Narkoba dan Sat Reskrim, tidak ditemukan pelanggaran maupun catatan khusus. Namun, pada jajaran Polsek seperti Firdaus, Teluk Mengkudu, Perbaungan, Tanjung Beringin, Dolok Masihul, Kotarih, hingga Pantai Cermin, tim memberikan arahan serupa terkait pentingnya pencatatan nomor registrasi senpi dalam buku mutasi.
Dari hasil rekapitulasi, jumlah senpi yang ada di Polres Serdang Bedagai tercatat sebagai berikut:
- Revolver sebanyak 235 pucuk, dengan rincian 228 dalam kondisi baik dan 7 rusak ringan;
- Pistol jenis HS kaliber 9 mm sebanyak 7 pucuk, seluruhnya dalam kondisi baik;
- Senpi bahu jenis SS1 V1 dan V2 sebanyak 50 pucuk, seluruhnya dalam kondisi baik.
Kegiatan ini menjadi bagian dari pengawasan internal untuk memastikan penggunaan senjata api tetap sesuai prosedur serta mendukung profesionalitas personel di lapangan.













